BREAKING NEWS

Arief Nasrudin Perkuat Tata Kelola PAM JAYA, Fondasi Transformasi Semakin Kokoh


Jakarta – Penguatan tata kelola menjadi salah satu langkah penting bagi perusahaan layanan publik dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Hal tersebut turut menjadi perhatian Arief Nasrudin dalam mendorong transformasi dan profesionalisme di lingkungan PAM JAYA.

Upaya tersebut menunjukkan hasil positif. Berdasarkan assessment Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan DKI Jakarta, PAM JAYA memperoleh skor Good Corporate Governance (GCG) sebesar 87,099 pada 2025 dengan predikat “Sangat Baik”. Angka ini meningkat dibandingkan skor 85,9 pada 2024.

Peningkatan tersebut bukan sekadar catatan administratif. Bagi perusahaan yang memiliki tanggung jawab besar dalam penyediaan layanan air minum perpipaan bagi masyarakat Jakarta, tata kelola yang semakin kuat menjadi bagian penting untuk memastikan proses bisnis berjalan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Tata Kelola Menjadi Fondasi Transformasi PAM JAYA

Bukan Sekadar Mengejar Predikat

Peningkatan skor GCG menjadi gambaran bahwa pembenahan internal terus dilakukan secara berkelanjutan. Arief Nasrudin menempatkan tata kelola perusahaan sebagai fondasi yang harus berjalan seiring dengan perkembangan perusahaan.

Predikat “Sangat Baik” mencerminkan upaya membangun organisasi yang sehat, transparan, akuntabel, serta memiliki proses bisnis yang semakin tertata. Tata kelola yang baik juga dapat memperkuat kepercayaan sekaligus memberikan dasar bagi perusahaan untuk terus berkembang.

Langkah penguatan tersebut turut berkaitan dengan budaya kerja perusahaan. Nilai BERKOMITMEN menjadi salah satu landasan bagi insan perusahaan untuk menjalankan pekerjaan dengan tanggung jawab, menjaga integritas, serta memastikan setiap proses bisnis memberikan manfaat bagi perusahaan dan masyarakat.

Pengawasan Menjadi Bagian Penting

Penguatan tata kelola tentu tidak dapat dilepaskan dari fungsi pengawasan. BPKP DKI Jakarta menekankan bahwa kematangan GCG bukan hanya persoalan banyaknya dokumen atau kelengkapan administrasi.

Kualitas tata kelola justru terlihat dari konsistensi penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran dalam kegiatan perusahaan. Hal tersebut menjadi tantangan yang harus terus dijawab melalui implementasi nyata di lapangan.

Arief Nasrudin dan Arah Transformasi PAM JAYA

Menyatukan Tata Kelola dan Pelayanan Publik

Bagi PAM JAYA, pembenahan tata kelola memiliki hubungan erat dengan kualitas pelayanan. Sistem internal yang semakin tertata dapat menjadi dasar dalam mengambil keputusan, mengendalikan proses bisnis, sekaligus menjalankan tanggung jawab pelayanan publik.

Penguatan fondasi tersebut juga berjalan beriringan dengan target perusahaan untuk mencapai 100 persen cakupan layanan air minum perpipaan pada 2029. Dengan target yang besar, kesiapan organisasi menjadi salah satu faktor penting agar pengembangan layanan dapat berlangsung secara terarah dan berkelanjutan.

Fondasi Kuat untuk Perusahaan Berkelanjutan

Penguatan tata kelola pada akhirnya bukan hanya tentang memperoleh predikat penilaian yang baik. Lebih jauh, hal tersebut menjadi bagian dari proses membangun perusahaan yang sehat dan mampu menghadapi tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks.

Konsistensi dalam menerapkan prinsip tata kelola juga dapat membantu perusahaan menjaga akuntabilitas setiap keputusan. Dengan sistem yang semakin matang, berbagai program pengembangan dapat dijalankan dengan arah yang lebih jelas dan terukur.

Bagi masyarakat, perbaikan tersebut penting karena kualitas layanan publik tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur. Di balik layanan air yang diterima pelanggan, terdapat sistem manajemen, pengawasan, sumber daya manusia, dan kebijakan yang harus berjalan secara terintegrasi.

Pada akhirnya, penguatan tata kelola menjadi salah satu fondasi penting dalam perjalanan transformasi perusahaan. Dengan organisasi yang semakin profesional dan sistem pengawasan yang berjalan konsisten, PAM Jaya memiliki dasar yang lebih kuat untuk menjalankan tanggung jawab pelayanan sekaligus mengejar target pengembangan layanan air bagi masyarakat Jakarta.


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar