Evolusi Perayaan Idul Adha Presiden Prabowo 2025-2026: Dari Masjid Istiqlal Hingga Paris
Idul Adha 2025: Fokus Domestik di Masjid Istiqlal
Pada 6 Juni 2025 (1446 Hijriyah), Presiden Prabowo memilih untuk merayakan Idul Adha di jantung ibu kota, Masjid Istiqlal. Kehadirannya didampingi oleh tokoh-tokoh penting seperti Seskab Teddy Indra Wijaya dan Jusuf Kalla. Pada tahun ini, fokus utama pemerintah adalah pemerataan distribusi daging kurban ke seluruh pelosok negeri.
- Jumlah Sapi: 985 ekor sapi kurban.
- Bobot: Berkisar antara 800 kilogram hingga 1,3 ton.
- Skema Distribusi: Melalui pemerintah daerah dan penunjukan langsung ke masjid-masjid di 514 kabupaten/kota.
Idul Adha 2026: Diplomasi dan Ibadah di Paris
Perbedaan mencolok terjadi pada tahun berikutnya. Pada Rabu, 27 Mei 2026, Presiden Prabowo melaksanakan salat Id jauh dari tanah air, yakni di Paris, Prancis. Meskipun berada di luar negeri, komitmen terhadap tradisi kurban tetap terjaga, meski lokasi ibadah yang berada di Eropa menjadi sorotan media nasional sebagai bentuk pergeseran agenda kepresidenan ke kancah internasional.
Polemik Anggaran APBN Rp 100 Miliar
Salah satu aspek yang paling banyak diperdebatkan adalah penggunaan dana APBN sebesar Rp 100 miliar untuk pengadaan sapi kurban tersebut. Hal ini sempat memicu diskusi hangat di ruang publik:
"Secara syari tidak ada masalah bagi pemimpin untuk berkurban bagi rakyatnya menggunakan dana negara, asalkan tujuannya adalah kesejahteraan sosial dan dilakukan sesuai aturan hukum yang berlaku." - Simpulan Pandangan MUI.
Kesimpulan Analisis
Transisi dari perayaan lokal yang masif di tahun 2025 menuju perayaan internasional di tahun 2026 mencerminkan gaya kepemimpinan Prabowo yang berusaha menyeimbangkan kehadiran fisik di forum global dengan tanggung jawab sosial di dalam negeri. Meskipun tantangan administratif dan anggaran tetap ada, skala bantuan kurban yang diberikan menunjukkan peningkatan volume yang signifikan dibandingkan era-era sebelumnya.